GBP/USD Menemukan Support di Dekat 1,2300 karena Indeks USD Gagal Melanjutkan Kenaikan, PDB Inggris Diawasi

  • GBP/USD telah merasakan minat beli di dekat 1,2300 karena Indeks USD telah menghadapi kelelahan dalam momentum kenaikan.
  • Indeks USD telah gagal memanfaatkan meningkatnya harapan untuk kenaikan suku bunga sekali lagi oleh The Fed.
  • Sesuai konsensus, pertumbuhan Inggris tetap stagnan pada kuartal keempat CY2022.

Pasangan GBP/USD telah mengukur support di dekat support level bulat di 1,2300 di awal sesi Eropa. Cable menargetkan untuk melanjutkan pemulihan di tengah hilangnya momentum kenaikan dalam Indeks Dolar AS (DXY). Indeks USD telah gagal melanjutkan kenaikannya lebih jauh di atas level tertinggi hari sebelumnya di 102,78. Tampaknya peningkatan selera risiko para investor telah membebani Indeks USD.

Sementara itu, S&P500 berjangka telah memulihkan seluruh penurunan yang dilaporkan di sesi Asia. Indeks 500 saham berjangka AS menargetkan untuk meneruskan bias super-bullish yang terlihat pada hari Rabu. Ekuitas AS banyak dibeli pada hari Rabu karena pasar mengantisipasi tidak ada lagi korban jiwa dalam sistem pemanggangan AS di masa mendatang. Juga meredanya kekhawatiran akan krisis perbankan AS telah membebani permintaan untuk obligasi pemerintah AS. Imbal hasil yang ditawarkan pada obligasi pemerintah AS bertenor 10 tahun telah meningkat mendekati 3,58%.

Indeks USD telah gagal untuk memanfaatkan meningkatnya harapan untuk kenaikan suku bunga sekali lagi oleh Federal Reserve (Fed). Bloomberg melaporkan bahwa ketua Fed Jerome Powell mengantisipasi satu kenaikan suku bunga lagi tahun ini ketika ditanya dalam sebuah pertemuan tertutup dengan anggota parlemen AS tentang seberapa jauh bank sentral akan menaikkan suku bunga tahun ini.

Untuk panduan lebih lanjut, investor akan mengawasi data Indeks Harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (PCE) inti AS. Angka yang stabil diharapkan akan terjadi pada pengeluaran rumah tangga, yang dapat meredakan harapan kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan bulan Mei.

Dari sisi Inggris, Pound Sterling akan tetap beraksi karena para investor menunggu rilis Produk Domestik Bruto (PDB) yang akan diumumkan pada hari Jumat. Sesuai konsensus, pertumbuhan Inggris tetap stagnan pada kuartal keempat CY2022. PDB tahunan diharapkan akan tetap stabil di 0,4%.

 

USD/JPY Melawan Pemulihan Dolar AS, Imbal Hasil Menguat di Bawah 133,00 di Tengah Tantangan Kebijakan BoJ

USD/JPY mencetak penurunan ringan di sekitar 132,60 menjelang sesi Eropa hari Kamis. Dengan demikian, pasangan Yen ini berjuang untuk mengikuti kenaik
Devamını oku Previous

EUR/USD: Kenaikan Berkelanjutan Perlu Menembus 1,0900 – UOB

Menurut Ekonom UOB Group Lee Sue Ann dan Ahli Strategi Pasar Quek Ser Leang, kenaikan berkelanjutan mungkin terjadi setelah EUR/USD melewati rintangan
Devamını oku Next