Pratinjau Pidato Powell: Ketua The Fed akan Berbicara Mengenai Prospek Kebijakan di Jackson Hole

  • Ketua The Fed Jerome Powell akan menyampaikan pidato mengenai prospek ekonomi AS di Simposium Jackson Hole.
  • Komentar Powell mengenai kebijakan moneter dan jalur suku bunga akan diteliti oleh pasar.
  • Dolar AS dapat menunjukkan reaksi signifikan terhadap pidato Powell pada hari perdagangan terakhir minggu ini.

Jerome Powell, Ketua Federal Reserve System (The Fed), akan menyampaikan pidato pembukaan pada Simposium Ekonomi tahunan Jackson Hole pada hari Jumat, 25 Agustus. Pidato Powell – berjudul “Prospek Ekonomi” – diprakirakan dapat memberikan petunjuk penting mengenai kebijakan The Fed selanjutnya dan meningkatkan volatilitas pasar menjelang akhir pekan.

Harap refresh halaman ini untuk mendapatkan pembaruan. Streaming video langsung pidato Powell dan sambutannya akan ditambahkan ke dalam artikel ini jika sudah tersedia.

Menyusul keputusan The Fed menaikkan suku bunga kebijakan sebesar 25 basis poin (bp) ke kisaran 5,25-5,5% pada pertemuan kebijakan bulan Juli, Powell mengatakan dalam konferensi pers pasca pertemuan bahwa mereka belum membuat keputusan apa pun mengenai pertemuan di masa depan dan menegaskan kembali pendekatan yang bergantung pada data. “Kami yakin kebijakan moneter bersifat membatasi,” kata Powell kepada wartawan dan menyebabkan investor menahan diri dari memprakirakan kenaikan suku bunga lagi di bulan September.

Namun, sejak pertemuan bulan Juli, rilis data makroekonomi dari AS menambah ekspektasi bahwa The Fed masih dapat memilih kenaikan suku bunga satu kali lagi sebelum akhir tahun. Produk Domestik Bruto (PDB) riil AS tumbuh pada tingkat tahunan 2,4% pada kuartal kedua, dibandingkan dengan ekspektasi pasar 1,8%, sementara inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) tahunan naik ke 3,2% pada bulan Juli dari 3% pada bulan Juni. Meskipun Nonfarm Payrolls naik kurang dari 200.000 pada bulan Juni dan Juli, angka inflasi upah yang kuat dan Tingkat Pengangguran yang rendah secara historis 3,5% menegaskan kembali bahwa kondisi pasar tenaga kerja tetap ketat.

Menurut FedWatch Tool CME Group, investor melihat kemungkinan lebih dari 40% The Fed akan menaikkan suku bunganya sekali lagi sebesar 25bp sebelum akhir tahun. Posisi pasar mengindikasikan bahwa Dolar AS (USD) menghadapi risiko dua arah menjelang acara Jackson Hole.

Dalam sebuah wawancara dengan Yahoo Finance di sela-sela Simposium Jackson Hole pada hari Kamis, Presiden Federal Reserve Boston Susan Collins mengatakan bahwa ini mungkin merupakan saat di mana The Fed dapat mempertahankan suku bunga kebijakan tetap stabil. Demikian pula, “saat ini Saya pikir kita mungkin sudah berbuat cukup dan dengan kebijakan moneter dalam sikap yang bersifat membatasi” kata Presiden Federal Reserve Bank of Philadelphia Patrick Harker kepada CNBC.

Kapan Pidato Powell di Jackson Hole dan Bagaimana Pengaruhnya Terhadap USD?

Ketua The Fed Jerome Powell dijadwalkan menyampaikan pidato utama bertajuk “Prospek Ekonomi” pada hari kedua Simposium tahunan Jackson Hole. Pidato Powell dijadwalkan dimulai pada pukul 14:05 GMT (21:05 WIB).

Jika Powell membiarkan kemungkinan kenaikan suku bunga sekali lagi, dengan alasan inflasi inti kaku dan pasar tenaga kerja ketat, Dolar AS dapat mulai mengumpulkan kekuatan melawan mata uang pesaingnya saat reaksi awal. Di sisi lain, Powell dapat menekankan ketergantungan pada data dan mengambil sikap yang lebih hati-hati terkait prospek pertumbuhan. Investor cenderung melihat hal tersebut sebagai tanda dovish mengingat komentar Harker dan Collins sehari sebelumnya, sehingga memicu sell-off USD.

Para ekonom di Deutsche Bank tidak memprakirakan Powell akan mengomentari prospek kebijakan jangka pendek dan menjelaskan:

“Judul keseluruhan tahun ini adalah “Pergeseran Struktural dalam Perekonomian Global”, dan pidato Ketua Powell pada hari Jumat diberi judul “Prospek Ekonomi”. Para ekonom AS kami tidak memprakirakan Powell akan mengirimkan sinyal kuat mengenai jalur kebijakan jangka pendek. Namun, dalam beberapa tahun terakhir, Powell telah menyampaikan beberapa pesan kebijakan penting jangka panjang. Secara khusus, pada tahun lalu beliau menyampaikan pesan yang cukup singkat dan langsung mengenai pentingnya stabilitas harga, yang tidak menimbulkan keraguan terhadap tekad The Fed untuk mengembalikan inflasi ke targetnya.”

Perlu disebutkan bahwa para ahli telah mulai memprakirakan penurunan suku bunga The Fed pada awal kuartal kedua 2024. Jajak pendapat Reuters yang baru-baru ini dilakukan menunjukkan bahwa mayoritas 80% dari 110 ekonom tidak mengantisipasi kenaikan suku bunga lebih lanjut oleh The Fed pada tahun ini. Selain itu, mayoritas responden memprakirakan The Fed akan menurunkan suku bunga setidaknya satu kali pada tahun depan, pada akhir kuartal kedua.

Bahkan jika Powell tidak memberikan petunjuk apa pun mengenai tindakan suku bunga berikutnya, ia dapat menentang ekspektasi penurunan suku bunga pada tahun 2024. Dalam skenario tersebut, USD dapat mengumpulkan kembali kekuatan meskipun melemah terhadap rival-rivalnya saat reaksi awal.

Berita Terkait

  • Dolar Kemungkinan Memangkas Sebagian Besar Kenaikannya Jika Powell Mengecewakan – Commerzbank
  • Dolar Bisa Naik Lagi di Jika Ada Petunjuk Suku Bunga Netral Lebih Tinggi dari Prakiraan – BofA

Euro Turun ke Terendah Sepuluh Minggu Dekat 1,0770 Jelang Powell, Lagarde

Euro (EUR) menambah pesimisme yang terlihat pada paruh kedua minggu ini melawan Dolar AS (USD) dan memaksa EUR/USD untuk mundur lebih jauh dan menceta
अधिक पढ़ें Previous

Rally USD Lainnya Kemungkinan Tidak Terjadi Hari ini – ING

Dolar telah menguat menjelang Simposium Jackson Hole dan para ekonom di ING berpendapat sikap hawkish dari Ketua The Fed Powell kini sebagian besar su
अधिक पढ़ें Next