Prakiraan Harga Perak: XAG/USD Turun di Bawah $23,00 Menjelang Rilis IHK Utama AS

  • Harga Perak melanjutkan penurunannya karena pemulihan Dolar AS (USD).
  • Imbal hasil obligasi AS yang optimis dapat mendukung dalam melemahkan aset Perak.
  • Angka inflasi yang meningkat dapat semakin memperkuat nada hawkish The Fed, mendukung Greenback.

Harga perak terus melemah di hari kedua, diperdagangkan lebih rendah di sekitar $22,90 selama sesi Asia pada hari Rabu. Pasangan ini mengalami tekanan turun karena Dolar AS (USD) yang membaik.

Selain itu, imbal hasil obligasi pemerintah AS yang optimis turut menopang penguatan Greenback menjelang rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) dari Amerika Serikat (AS). Imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun meningkat menjadi 4,28% pada saat berita ini ditulis, menghentikan penurunan yang terjadi baru-baru ini.

Penyimpangan inflasi dapat semakin memperkuat sentimen hawkish menyusul kemungkinan kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin (bp) oleh Bank Sentral AS (The Fed) pada pertemuan bulan November atau Desember.

Selain itu, terdapat ekspektasi bahwa The Fed akan mempertahankan suku bunga yang lebih tinggi dalam jangka waktu yang lama. Perkembangan ini berpotensi menyebabkan kenaikan imbal hasil obligasi AS, yang dapat berdampak negatif pada harga perak.

IHK AS diharapkan akan menunjukkan peningkatan 0,5% bulan ke bulan dari angka bulan sebelumnya sebesar 0,2%. Selain itu, angka IHK Inti diantisipasi akan tetap stabil di 0,2%. Angka-angka ini dapat memberikan wawasan berharga mengenai tren inflasi dalam ekonomi AS dan dapat berdampak signifikan pada sentimen pasar dan keputusan perdagangan aset Perak.

Indeks Dolar AS (DXY), yang menilai kinerja Dolar AS (USD) terhadap sekeranjang enam mata uang utama lainnya, diperdagangkan lebih tinggi di sekitar 104,70. DXY menghentikan penurunan beruntun selama tiga hari.

Selain itu, Greenback yang kuat diharapkan akan mempertahankan ketahanannya, terutama karena memiliki kapasitas untuk menyerap dampak dari suku bunga yang lebih tinggi. Kekuatan ini dapat membuat Dolar AS (USD) lebih menarik bagi para investor.

 

Berita Harga USD/INR: Rupee India Kehilangan Daya Tarik di Dekat 82,90 di Tengah Sentimen Berhati-hati

USD/INR menghentikan penurunan beruntun selama empat hari setelah memantul dari level terendah mingguan 82,80 selama sesi Asia hari Rabu. Pasangan ter
Đọc thêm Previous

Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Mendekati Terendah Bulanan, Terlihat Rentan di Dekat $1.910 Menjelang IHK AS

Harga emas tetap berada di bawah tekanan jual untuk 2 hari berturut-turut pada hari Rabu dan merana di dekat level terendah bulanan yang disentuh pada
Đọc thêm Next