Emas Melemah Karena USD Pangkas Penurunan Jelang Data Ekonomi AS

  • Emas melemah secara moderat, dengan Dolar AS didukung oleh sentimen risk-off.
  • Logam mulia kehilangan pijakan karena pasar berfokus pada data AS untuk mendapatkan lebih banyak petunjuk mengenai jalur kenaikan suku bunga The Fed di masa depan.
  • Spekulasi bahwa The Fed akan mulai menurunkan suku bunga pada bulan Maret membuat Emas tetap dekat rekor tertinggi.

Harga Emas (XAU/USD) bergerak lebih rendah selama sesi pagi Eropa pada hari Selasa. Upaya pemulihan ringan bullion dari area $2.020 telah tertahan di level $2.040, dengan Dolar AS kembali melemah, didukung oleh sentimen penghindaran risiko di pasar.

Para investor telah mengambil sikap hati-hati, menunggu rilis data makroekonomi utama AS minggu ini, dengan perhatian khusus pada laporan Nonfarm Payrolls pada hari Jumat. Data akan diamati dengan penuh minat untuk mengonfirmasi berakhirnya siklus pengetatan Federal Reserve (The Fed) dan meningkatnya ekspektasi penurunan suku bunga pada kuartal pertama 2024.

Data pada hari Senin menunjukkan bahwa Pesanan Pabrik AS turun melebihi ekspektasi pada bulan Oktober, menambah bukti bahwa pertumbuhan ekonomi AS melambat pada kuartal terakhir tahun ini.

Fokus investor pada hari Selasa adalah pada IMP Jasa ISM AS dan data Lowongan Kerja JOLTS. Perubahan Ketenagakerjaan ADP pada hari Rabu dan Nonfarm Payrolls (NFP) pada hari Jumat adalah data penting minggu ini, karena keduanya akan menunjukkan kekuatan pasar tenaga kerja dan menentukan jalur jangka pendek The Fed.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Data AS yang Lemah, Harapan Penurunan Suku Bunga The Fed Mendukung Emas

Pasar berada dalam sentimen risk-off pada hari Selasa, yang mendukung Dolar dan membebani logam mulia. Para investor enggan menempatkan taruhan berisiko, menunggu rilis data ketenagakerjaan AS.
  
Emas tetap stabil di atas level psikologis $2.000, didukung oleh data makroekonomi AS yang lemah, yang memberi harapan bahwa The Fed mungkin mulai menurunkan suku bunga pada awal tahun 2024.

Data IMP jasa Zona Euro dan Inggris menunjukkan bahwa aktivitas sektor ini meningkat lebih dari estimasi sebelumnya. Data ini telah meredakan kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi yang tajam dalam beberapa bulan mendatang.

FedWatch dari CME Group menunjukkan peluang 54% bank sentral AS akan menurunkan suku bunga acuannya sebesar 25 basis poin pada bulan Maret.

Pesanan Pabrik AS turun 3,6% di Oktober, jauh melampaui prakiraan penurunan 2,6%, menyusul kenaikan 2,3% di bulan September.

Di Tiongkok, IMP Jasa Caixin mempercepat laju ke 51,5 di November dari 50,4 di Oktober, mengalahkan ekspektasi pasar, namun masih jauh di bawah level-level sebelum pandemi.

Perang Israel-Hamas dan ketakutan akan epidemi baru di Tiongkok mengimbangi optimisme data IMP Jasa Caixin, yang menunjukkan bahwa aktivitas bisnis mempercepat laju pada bulan November.

IMP Jasa ISM AS, yang akan dirilis pada pukul 15:00 GMT (22:00 WIB), diprakirakan naik ke 52 di November dari 51,8 sebelumnya. Kejutan positif atau negatif apa pun dalam indeks dapat memberikan peluang perdagangan jangka pendek.

Lowongan Kerja JOLTS AS diprakirakan turun ke 9,3 juta di Oktober dari 9,55 juta di bulan sebelumnya, sehingga bisa menjadi dasar untuk laporan ADP hari Rabu dan laporan NFP yang sangat penting di hari Jumat.

Analisis Teknis: Harga Emas Menghadapi resistance di Atas $2,040

Gambaran teknis menunjukkan harga Emas konsolidasi dalam area $2.020-$2.040 setelah pembalikan tajam pada hari Senin dari tertinggi sepanjang masa di sekitar $2.150.

Logam mulia telah menembus retracement 50% dari pergerakan bullish 13 November - 5 Desember, dan higher low sebelumnya di $2.040, yang bertindak sebagai resistance.

Grafik 4-Jam XAU/USD

XAUUSD
Aksi harga telah bergerak di bawah Simple Moving Average (SMA) 50 dalam grafik 4-jam dan Relative Strength Index (RSI) telah memasuki wilayah negatif, mengindikasikan bahwa koreksi lebih lanjut mungkin akan terjadi.

Namun, dari perspektif yang lebih luas, tren naik dari terendah awal Oktober di $1.811 masih bertahan, namun momentum bullish kehilangan kekuatan.

Grafik Harian XAU/USDGrafik harian Emas

Dalam konteks risk-off saat ini, dengan kembalinya Dolar AS, diprakirakan akan terjadi penurunan lebih lanjut. Para pembeli mengincar area support $2.015-$2.005, di mana support garis tren dari terendah 6 Oktober bertemu dengan retracement 61,8% dari kenaikan yang disebutkan di atas dan level resistance utama sebelumnya.

Di bawahnya, tren bullish akan dibatalkan, dan support di $1.987 akan terekspos.

Untuk sisi atas, reaksi positif di atas $2.050 akan mengalihkan fokus pembeli ke $2.094 di depan rekor tertinggi di $2.150.

Produk Domestik Bruto (Thn/Thn) Brasil 3Q Keluar Sebesar 2%, Di Atas Perkiraan 1.9%

Produk Domestik Bruto (Thn/Thn) Brasil 3Q Keluar Sebesar 2%, Di Atas Perkiraan 1.9%
Baca selengkapnya Previous

Dolar AS Rally untuk Hari Kedua Berturut-turut di Tengah Prospek Tiongkok, Pergeseran Kebijakan ECB

Dolar AS (USD) terapresiasi secara signifikan di sesi perdagangan Eropa pada hari Selasa setelah lembaga pemeringkat Moody's menurunkan prospek kredit
Baca selengkapnya Next