Pound Sterling Membutuhkan Lebih Banyak Petunjuk Terkait Penentuan Waktu Penurunan Suku Bunga BoE

  • Pound Sterling berhati-hati di tengah sentimen pasar yang volatil.
  • Tingginya pertumbuhan upah dan inflasi jasa di Inggris menjaga tekanan harga tetap kuat.
  • Para investor menunggu IMP Manufaktur Inggris dan AS untuk mendapatkan panduan baru.

Pound Sterling (GBP) menemukan support temporer di sesi Eropa Jumat ini setelah ditutup negatif pada hari Kamis. Pasangan GBP/USD mungkin menghadapi lebih banyak tekanan karena data Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi/Personal Consumption Expenditure Price Index (PCE) inti bulanan Amerika Serikat yang lebih tinggi untuk bulan Januari telah membatasi harapan penurunan suku bunga Federal Reserve (The Fed) dalam pertemuan kebijakan bulan Juni.

Data inflasi inti bulanan AS naik 0,4% di Januari dibandingkan kenaikan 0,1% di Desember, yang direvisi lebih rendah dari 0,2%. Tekanan harga diprakirakan akan meningkat lebih tinggi, namun momentum tidak sejalan dengan agenda pencapaian target inflasi 2%.

Sementara itu, sentimen pasar yang sedikit tidak menentu membuat Pound Sterling tetap gelisah. Dalam gambatan yang lebih luas, Pound Sterling dapat memperoleh keuntungan dari harapan Bank of England (BoE) akan mulai menurunkan suku bunga setelah The Fed.

Para investor mengantisipasi BoE dan The Fed akan mulai menurunkan suku bunga masing-masing pada bulan Agustus dan Juni. Hal ini akan mengurangi divergensi kebijakan antar bank sentral untuk beberapa waktu. Pound Sterling akan menarik arus masuk asing yang lebih tinggi jika BoE mempertahankan sikap hawkish untuk jangka waktu yang lebih lama dibandingkan bank-bank sentral lainnya.

Dalam sesi hari ini, IMP Manufaktur S&P Global/CIPS Inggris dan IMP Manufaktur ISM AS untuk bulan Februari akan menjadi titik fokus. IMP Manufaktur Inggris diprakirakan tidak berubah di 47,1. Sedangkan IMP Manufaktur AS diprakirakan naik ke 49,5 dari 49,1 di Januari.

Intisari Penggerak Pasar Harian: Pound Sterling Menunggu Data IMP Manufaktur Inggris/AS

  • Pound Sterling menemukan support interim di dekat 1,2600 setelah sell-off tajam. Sisi bawah tetap disukai di tengah sentimen hati-hati di pasar.
  • Indeks Dolar AS, yang mengukur nilai Greenback terhadap enam mata uang utama, tetap kuat di atas 104,00.
  • Sentimen pasar sedikit tidak menentu karena data Indeks Harga PCE inti Amerika Serikat untuk bulan Januari, yang dirilis pada hari Kamis, sesuai dengan ekspektasi. Data inflasi inti tahunan mengindikasikan inflasi secara bertahap turun namun tidak cukup untuk memungkinkan para pengambil kebijakan Federal Reserve mendukung normalisasi kebijakan pada tahap saat ini.
  • Indeks Harga PCE inti tahunan merupakan yang terendah dalam tiga tahun terakhir di 2,8%, seperti yang diprakirakan oleh para pelaku pasar. Data inflasi inti bulanan tumbuh sesuai ekspektasi 0,4%. Laju kenaikan tekanan harga bulanan lebih tinggi dari yang diperlukan untuk menurunkan inflasi ke target 2%.
  • Data inflasi pokok menjaga harapan penurunan suku bunga pada pertemuan bulan Juni tetap hidup. Menurut  FedWatch tool dari CME, para pedagang melihat peluang 52% penurunan suku bunga 25 basis poin (bp). Kemungkinan penurunan suku bunga pada bulan Juni tetap tidak berubah setelah rilis data inflasi yang penting.
  • Di Inggris, para investor mencari petunjuk baru terkait kapan Bank of England akan mulai menurunkan suku bunga.
  • Jajak pendapat terbaru dari Reuters menunjukkan bahwa penurunan suku bunga BoE akan dilakukan pada kuartal ketiga tahun ini. Mayoritas memprakirakan penurunan suku bunga BoE akan terjadi pada bulan Agustus.
  • Saat ini, para pengambil kebijakan BoE percaya bahwa penurunan suku bunga hanya akan dibahas setelah mendapat keyakinan bahwa inflasi akan turun ke tingkat yang diinginkan yaitu 2%.
  • Para pengambil kebijakan BoE khawatir terhadap laju kenaikan upah dan inflasi jasa. Momentum indikator-indikator inflasi di atas masih lebih tinggi dari yang diperlukan untuk mengembalikan inflasi secara berkelanjutan ke sasaran 2%.

Analisa Teknikal: Pound Sterling Berhasil Bertahan di Atas 1,2600

Pound Sterling menemukan minat beli di dekat support angka bulat 1,2600. Pasangan mata uang ini turun menuju Exponential Moving Averages (EMA) 20 dan 50-hari, yang berada di sekitar 1,2640.

Tren jangka pendek adalah sideways karena aset berosilasi di dalam formasi Descending Triangle pada grafik harian. Batas miring ke bawah dari pola grafik yang disebutkan di atas berasal dari tertinggi 28 Desember di 1,2827, sedangkan support horizontal diplot dari terendah 13 Desember di dekat 1,2500.

Pola Descending Triangle menunjukkan keragu-raguan di antara para pelaku pasar namun dengan sedikit bias ke bawah karena pembentukan lower highs dan flat lows.

Relative Strength Index (RSI) 14-periode tetap berada di dalam wilayah 40,00-60,00, mengindikasikan kontraksi volatilitas yang tajam.

Indeks Manager Pembelian Manufaktur (Bln/Bln) Swedia Februari Tumbuh Dari Sebelumnya 47.1 Ke 49

Indeks Manager Pembelian Manufaktur (Bln/Bln) Swedia Februari Tumbuh Dari Sebelumnya 47.1 Ke 49
अधिक पढ़ें Previous

Pratinjau HICP Zona Euro: Penyimpangan dari Ekspektasi Dapat Picu Perubahan Jangka Pendek Dalam Euro – ING

Hari ini, Eurostat akan merilis data inflasi HCIP Februari pendahuluan untuk kawasan Euro. Para ekonom di ING menganalisis prospek Euro (EUR) menjelang laporan tersebut.
अधिक पढ़ें Next