USD/KRW Menguat ke 1312,60, Menekan Won Korsel, Tunggu IHP dan Penjualan Ritel AS Besok

  • Won Korea Selatan sedikit menguat melawan Dolar AS ke 1312,60 setelah data Tingkat Pengangguran Korsel dirilis.
  • Penguatan KRW tidak berlangsung lama, karena USD masih unggul terbantu oleh IHK AS yang optimis.
  • Fokus selanjutnya akan tertuju ke rilis data Indeks Harga Produsen Inti (IHP) dan Penjualan Ritel.

USD/KRW memantul ke arah atas dari level Fibonacci Retracement 61,8%, yang saat ini diperdagangkan di 1312,60, menguat sebesar 0,24%. Dolar AS (USD) naik terbantu oleh data IHK AS optimis yang dirilis semalam.

Namun, KRW sempat bertahan terhadap USD setelah mendapatkan dukungan dari Tingkat pengangguran untuk bulan Februari 2024 yang dirilis oleh Badan Statistik Korea Selatan pagi tadi, yang tercatat turun ke 2,6%, dari 3% pada bulan sebelumnya. Angka ini merupakan penurunan selama dua bulan berturut-turut setelah terjadi lonjakan pada bulan Desember 2023 lalu.

Penguatan Won Korea Selatan tersebut tidak berlangsung lama dan Dolar AS (USD) masih tetap unggul. Sentimen para investor masih optimis karena laporan IHK AS yang lebih kuat dari prakiraan mengurangi ekspektasi akan penurunan suku bunga dalam waktu dekat oleh Federal Reserve (The Fed), hal ini membantu USD menguat. 

Menurut perincian dari laporan IHK AS yang dirilis semalan, angka tahunan berada di 3,2% di bulan Februari, melampaui estimasi dan anagka bulan Januari di 3,1%. Indeks bulanan mencapai 0,4% seperti yang diharapkan di atas angka sebelumya yang tercatat di 0,3%. IHK Inti AS tahun ke tahun naik ke 3,8%, di atas ekspektasi 3,7% tetapi di bawah 3,9% angka sebelumnya. Sementara angka Inti bulanan tetap stabil di 0,4%, lebih tinggi dari prakiraan di 0,3%.

Selanjutnya, fokus para pedagang akan tertuju ke rilis data Indeks Harga Produsen Inti (IHP) dan Penjualan Ritel yang dijadwalkan untuk dirilis pada hari Kamis di Amerika Serikat (AS). Data-data ini diharapkan akan memberikan arah pergerakan lebih lanjut pada USD dan juga akan memengaruhi pergerakan USD/KRW.

Analisis USD/KRW: 

Pada garfik harian, USD/KRW terlihat memantul ke arah atas dari level Fibonacci Retracement 61,8% di 1309,61 setelah pergerakan turun selama lima hari berturut-turut dari pekan lalu. Harga pasangan mata uang ini bisa mencoba naik lebih jauh untuk mencapai level Fibonacci Retracement 50% di 1317,35, yang berada tepat di antara level Simple Moving Average (SMA) 100 dan 200. Sebaliknya, jika tenaga USD mulai berkurang, pasangan mata uang ini bisa merosot dan bergerak ke garis support horizontal di 1303,85-an.

Grafik Harian USD/KRW

 

EUR/USD Mempertahankan Nada Rendah di Dekat 1,0920, Menunggu Penjualan Ritel AS pada Hari Kamis

EUR/USD mengambang di dekat 1,0920 selama jam perdagangan Asia hari Rabu. Pasangan mata uang ini mengalami volatilitas pada hari Selasa, terutama didorong oleh rilis data inflasi Februari dari Jerman dan Amerika Serikat (AS). Sementara angka-angka Jerman sesuai dengan ekspektasi, angka inflasi AS melebihi ekspektasi.
Read more Previous

Sebagian Besar Perusahaan Jepang Menyetujui Tuntutan Kenaikan Upah Serikat Pekerja secara Penuh

Fokus utama pada hari Rabu pagi adalah pada hasil negosiasi upah di Jepang, dengan konfederasi serikat buruh terbesar di negara tersebut, Rengo, telah menuntut kenaikan upah sebesar 5,85% tahun ini, yang merupakan kenaikan tertinggi dalam 30 tahun terakhir.
Read more Next