Prakiraan Harga Emas: XAU/USD Lanjutkan Rally di Atas $2.170 saat USD Melemah, Risiko Ketegangan Geopolitik

  • Harga Emas memperpanjang kenaikan di sekitar $2,171 di tengah melemahnya USD.
  • Momentum kenaikan harga emas didukung oleh ekspektasi penurunan suku bunga oleh The Fed tahun ini.
  • Meningkatnya ketegangan geopolitik di Eropa Timur dan Timur Tengah dapat mengangkat harga emas.

Harga Emas (XAU/USD) melanjutkan kenaikan di atas pertengahan $2.150 selama awal jam perdagangan Asia pada hari Selasa. Ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve AS (The Fed) tahun ini dan pernyataan dovish dari para pejabat The Fed membebani Dolar AS (USD) dan memberikan dukungan pada Emas yang berdenominasi Dolar AS. Saat berita ini ditulis, harga emas diperdagangkan di $2.171, naik 0.04% pada hari ini.

Sementara itu, Indeks Dolar AS (DXY), ukuran nilai USD terhadap sekeranjang mata uang tertimbang yang digunakan oleh mitra dagang AS, turun dari puncak multi-minggu di 104,50 dan berada di sekitar 104,20. Imbal hasil obligasi Treasury AS sedikit lebih tinggi, dengan imbal hasil bertenor 10 tahun berada di 4,25%.

Kenaikan logam mulia ini didorong oleh spekulasi yang lebih tinggi pada ekspektasi penurunan suku bunga pada tahun 2024. Namun, para pedagang akan memantau dengan cermat data Indeks Harga Belanja Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) AS untuk bulan Februari pada hari Jumat untuk konfirmasi tentang waktu penurunan suku bunga. PCE utama diprakirakan akan menunjukkan kenaikan 0,4% MoM, sementara angka Inti diprakirakan akan naik 0,3% MoM. Para pedagang telah memprakirakan probabilitas 70% untuk penurunan suku bunga di bulan Juni, dibandingkan 65% sebelum pertemuan The Fed di bulan Maret minggu lalu.

Rusia melakukan salah satu serangan rudal dan pesawat tak berawak yang paling masif terhadap infrastruktur energi Ukraina semalam hingga Jumat sejak dimulainya invasi berskala besar lebih dari dua tahun yang lalu, menurut CNN. Oleh karena itu, meningkatnya ketegangan geopolitik di Eropa Timur dan Timur Tengah dapat meningkatkan aliran safe haven dan menguntungkan harga emas.

Ke depan, para pelaku pasar akan berfokus pada Kepercayaan Konsumen AS oleh Conference Board, Pesanan Barang Tahan Lama, dan Indeks Harga Rumah FHFA pada hari Selasa. Di akhir minggu ini, Produk Domestik Bruto AS yang disetahunkan untuk kuartal keempat (Q4) akan dirilis pada hari Kamis, dan laporan PCE AS akan dirilis pada hari Jumat. 

Level-Level Teknis  XAU/USD

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 2174.26
Perubahan harian hari ini 3.17
Perubahan harian hari ini % 0.15
Pembukaan harian hari ini 2171.09
 
Tren
SMA 20 Harian 2138.89
SMA 50 Harian 2069.88
SMA 100 Harian 2044.32
SMA 200 Harian 1985.22
 
Level
Tertinggi Harian Sebelumnya 2181.35
Terendah Harian Sebelumnya 2163.6
Tertinggi Mingguan Sebelumnya 2223.22
Terendah Mingguan Sebelumnya 2146.16
Tertinggi Bulanan Sebelumnya 2065.49
Terendah Bulanan Sebelumnya 1984.26
Fibonacci Harian 38,2% 2174.57
Fibonacci Harian 61,8% 2170.38
Pivot Point Harian S1 2162.68
Pivot Point Harian S2 2154.26
Pivot Point Harian S3 2144.93
Pivot Point Harian R1 2180.43
Pivot Point Harian R2 2189.76
Pivot Point Harian R3 2198.18

 

 

 

 

Suzuki, Jepang Tidak akan Mengesampingkan Langkah-Langkah untuk Mengatasi Pergerakan FX yang Tidak Teratur

Menteri Keuangan Jepang Shunichi Suzuki memberikan intervensi verbal pada hari Selasa. Suzuki mengatakan bahwa penting bagi mata uang untuk bergerak secara stabil yang mencerminkan fundamental dan dia akan mengawasi pergerakan valuta asing dengan cermat dengan rasa urgensi yang tinggi.
Leer más Previous

PBoC Tetapkan kurs tengah USD/CNY pada 7,0943 versus 7,0996 Sebelumnya

Pada hari Selasa, People's Bank of China (PBoC) menetapkan kurs tengah USD/CNY untuk sesi perdagangan berikutnya di 7,0943 dibandingkan dengan penetapan hari sebelumnya di 7,0996 dan 7,2037 estimasi Reuters.
Leer más Next