EUR/USD Turun Tipis Mendekati 1,0820, Fokus pada Penjualan Ritel Jerman, PDB AS Tahunan

  • EUR/USD melanjutkan penurunan beruntun akibat pernyataan dovish dari pejabat ECB.
  • PDB AS tahunan diprakirakan akan konsisten pada kenaikan 3,2% di kuartal keempat.
  • Penjualan Ritel Jerman (MoM) diantisipasi menunjukkan kenaikan 0,3%, dibandingkan dengan penurunan sebelumnya sebesar 0,4%.

EUR/USD terus melemah selama tiga sesi berturut-turut pada hari Kamis, beringsut lebih rendah mendekati 1,0820 selama sesi Asia. Namun, Dolar AS (USD) menunjukkan momentum hangat menjelang data Produk Domestik Bruto (PDB) yang disetahunkan dari Amerika Serikat (AS) untuk kuartal keempat 2023. Selanjutnya, para pedagang kemungkinan akan mengamati Pengeluaran Konsumsi Pribadi untuk bulan Februari.

Indeks Dolar AS (DXY) berada di sekitar 104,30, terkoreksi dari level tertinggi di bulan Maret. Imbal hasil obligasi pemerintah AS memulihkan penurunan yang tercatat di dua sesi sebelumnya, yang dapat mendukung Dolar AS.

Para pelaku pasar menanti petunjuk baru dari Federal Reserve (The Fed) mengenai lintasan suku bunganya. Namun, pendapat yang saling bertentangan di antara para anggota Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) mengenai pelonggaran kebijakan moneter berkontribusi pada kebingungan pasar.

Gubernur Federal Reserve Board Christopher Waller mempertahankan pendiriannya untuk tidak terburu-buru menurunkan suku bunga, dengan mengutip data inflasi yang terus-menerus. Presiden The Fed Atlanta Raphael Bostic menggemakan sentimen yang sama, mengantisipasi hanya satu kali penurunan suku bunga tahun ini, memperingatkan agar tidak melakukan penurunan suku bunga secara dini yang dapat memperburuk gangguan ekonomi.

Euro menghadapi tekanan turun karena para pejabat Bank Sentral Eropa (ECB) semakin menunjukkan kemungkinan penurunan suku bunga di bulan Juni. Yannis Stoumaras mengatakan pada hari Selasa bahwa ada konsensus yang meningkat di dalam ECB untuk penurunan suku bunga di bulan Juni, sebuah sentimen yang digaungkan oleh Madis Muller, yang mengisyaratkan bahwa ECB mendekati titik di mana penurunan suku bunga dapat dilakukan.

Hari Kamis akan ada data Penjualan Ritel Jerman untuk bulan Februari. Data ini diprakirakan akan menunjukkan penurunan 0,8% dari tahun ke tahun. Sementara laporan bulanan dapat menunjukkan kenaikan 0,3%, berayun dari penurunan sebelumnya sebesar 0,4%.

Level Teknis EUR/USD

Tinjauan
Harga terakhir hari ini 1.0822
Perubahan harian hari ini -0.0006
Perubahan harian hari ini % -0.06
Pembukaan harian hari ini 1.0828
 
Tren
SMA 20 Harian 1.0877
SMA 50 Harian 1.0839
SMA 100 Harian 1.0874
SMA 200 Harian 1.0837
 
Level
Tertinggi Harian Sebelumnya 1.0839
Terendah Harian Sebelumnya 1.0811
Tertinggi Mingguan Sebelumnya 1.0942
Terendah Mingguan Sebelumnya 1.0802
Tertinggi Bulanan Sebelumnya 1.0898
Terendah Bulanan Sebelumnya 1.0695
Fibonacci Harian 38,2% 1.0822
Fibonacci Harian 61,8% 1.0828
Pivot Point Harian S1 1.0813
Pivot Point Harian S2 1.0798
Pivot Point Harian S3 1.0785
Pivot Point Harian R1 1.0841
Pivot Point Harian R2 1.0854
Pivot Point Harian R3 1.0869

 

 

Harga Emas Berosilasi Tepat di Bawah Kisaran Batas Atas di $2.200, Potensi Bullish Tampaknya Masih Ada

Harga emas (XAU/USD) melanjutkan perjuangannya untuk menembus angka $2.200 dan berosilasi dalam kisaran selama sesi Asia pada hari Kamis. Pernyataan hawkish semalam dari Gubernur Federal Reserve (The Fed) Christopher Waller mengurangi harapan penurunan suku bunga dan mendorong Dolar AS (USD) kembali mendekati level tertinggi bulanan. Hal ini, pada gilirannya, dipandang sebagai faktor kunci yang menghalangi logam kuning yang tidak memberikan hasil, meskipun penurunan yang berarti tampaknya sulit karena para
Baca lagi Previous

USD/CAD Berjuang untuk Memanfaatkan Kenaikan Intraday yang Kecil, Tetap di Bawah Angka 1,3600

Pasangan USD/CAD menarik beberapa pembeli selama sesi Asia pada hari Kamis dan untuk saat ini, tampaknya telah menghentikan penurunan beruntun selama tiga hari, meskipun tidak ada tindak lanjut. Harga spot tetap berada di bawah angka 1,3600 karena para pedagang melihat data makro penting dari AS dan Kanada untuk mendapatkan dorongan yang berarti.
Baca lagi Next