Ekspektasi Inflasi AS Tembus Rekor Tertinggi di Sekitar 3,0%

Penurunan imbal hasil obligasi pemerintah AS dan kecemasan pasar gagal menegaskan ekspektasi inflasi AS yang lebih kuat selama sesi Asia hari Kamis.

Dengan itu, ekspektasi inflasi AS, sesuai dengan tingkat inflasi impas 10 tahun menurut data St. Louis Federal Reserve (FRED), naik ke level tertinggi sepanjang masa 2,94% yang dicatat di awal bulan pada akhir Rabu sesi perdagangan Amerika Utara.

Dengan demikian, ukuran inflasi ini naik selama tiga hari berturut-turut sementara menegaskan sejumlah komentar hawkish dari para pembicara The Fed, terutama Presiden The Fed St. Louis James Bullard dan Presiden The Fed Cleveland Loretta Mester.

Selain ekspektasi inflasi, IMP AS hari ini untuk bulan Maret dan Pesanan Barang Tahan Lama untuk bulan Februari, serta pertemuan Presiden AS Joe Biden dengan para pejabat North Atlantic Treaty Organization (NATO), juga akan menyoroti hari Kamis sebagai hari penting dalam pekan ini.

Baca: S&P 500 Futures Cetak Kenaikan Tipis, Nikkei 225, Imbal Hasil tetap Tertekan Jelang Pertemuan Biden-NATO

Penetapan Kurs Tengah USD/CNY: 6,3640 versus Penutupan Terakhir di 6,3733

People's Bank of China (PBOC) menetapkan kurs tengah yuan (CNY) di 6,3640 versus penutupan terakhit di 6,3733 , dan estimasi di 6,3640. Tentang Penet
Baca selengkapnya Previous

WTI Mengamuk karena Rusia Ancam akan Guncang Pasar Gas Alam

WTI membuat tertinggi baru untuk minggu ini di $116,61 dengan pasar energi memimpin sektor komoditas yang lebih luas lebih tinggi karena Rusia menganc
Baca selengkapnya Next